News Update :
Hot News »
Bagikan kepada teman!

FingerPhone, Menelpon Dengan Ujung Jari Anda

Penulis : Unknown on Senin, 07 Juli 2014 | 00.03

Senin, 07 Juli 2014

Nokia FIT
 Pada awalnya telpon genggam diciptakan memiliki bentuk dan ukuran yang sangat jauh berbeda dengan yang ada saat ini. Setiap tahun, ada saja inovasi yang dilakukan oleh para developer di setiap produsen HandPhone yang ada di seluruh dunia. Sebuah konsep telepon selular yang dapat digunakan dijari anda layaknya sebuah cincin. 

Dua perusahaan yang menyampaikan konsep FingerPhone ini adalah perusahaan telekomunikasi ternama di Jepang NTT DoCoMo dan penguasa pasar telepon selular pada masanya yaitu Nokia Corp. Akan tetapi terdapat perbedaan yang mencolok pada kedua konsep tersebut dimana konsep FingerPhone NTT DoCoMo (Yubi-Wa) tidak dapat melakukan pengetikan dan pengiriman pesan singkat, sedangkan FingerPhone Nokia (Nokia FIT) dikabarkan dapat melakukan panggilan telepon dan juga mengirimkan pesan singkat. Tidak hanya itu, FingerPhone keluaran nokia juga terbuat dari bahan yang anti air sehingga anda tidak perlu khawatir jika anda sewaktu-waktu tercebur ke dalam air.

Yubi-Wa dari NTT DoCoMo
FingerPhone keluaran Nokia (Nokia FIT) dibuat dari karet silikon yang lembut, fleksibel dan anti-air. Jangan anda fikir dengan ukuran seperti itu, FingerPhone hanya digunakan sebagai hiasan. FingerPhone dapat digunakan sebagai alat komunikasi suara dan juga pesan singkat, namanya juga telepon.

Pasti anda bertanya-tanya sambil membayangkan, bagaimanakah caranya kita melakukan panggilan telepon dengan menggunakan perangkat yang disematkan dijari kita. Cara yang digunakan lumayan unik yaitu dengan mengucapkan dengan keras dan jelas nomor telepon yang akan kita hubungi. Sedangkan jika anda ingin menerima panggilan, anda cukup menyentuhkan jari telunjuk dan ibu jari dan meletakkannya di dekat telinga. Jika anda belum ingin menyelesaikan panggilan, jangan coba-coba untuk menyentuhkan kembali jari telunjuk dan ibu jari anda karena sambungan yang ada pasti akan terputus.


Konsep yang telah dikeluarkan lebih dari 10 tahun yang lalu, hingga saat ini masih belum ada titik terangnya kapan gadget tersebut akan dirilis ke publik. Semoga saja gadget tersebut akan rilis dalam waktu dekat, mengingat konsep ini telah lama disampaikan ke publik.
komentar | | Read More...

Alat Bantu Tercanggih Untuk Penyandang Tuna Netra

Penulis : Unknown on Minggu, 06 Juli 2014 | 23.50

Minggu, 06 Juli 2014

Tuna netra adalah sebuah sebutan untuk setiap orang yang mengalami cacat penglihatan total. Menyandang penyakit kebutaan ini sudah pasti bukan suatu hal yang mudah untuk dijalani sehari-harinya. Sudah pasti para penyandang tuna netra tersebut juga ingin melakukan segala hal yang bisa dilakukan oleh setiap orang yang penglihatannya normal.

Di masa kini, kita banyak mendengar kata “smartphones”, “smart watches” dan perangkat pintar lainnya di mana benda-benda tersebut tidak memiliki manfaat bagi para penyandang tuna netra. Masalah inilah yang menjadi perhatian Prof. Meenakshi Balarishnan, seorang insinyur komputer di Indian Institute of Technology, Delhi.

“SmartCane” atau bisa juga kita sebut sebagai batang pintar merupakan suatu teknologi yang bisa dibilang canggih di mana alat ini menggunakan frekuensi ultrasonik yang sangat membantu para penyandang tuna netra untuk berjalan. Meskipun begitu, alat ini sangat tidak baik dalam mendeteksi hambatanan yang berada di ketinggian atas pinggang. Maka dari itu Tim pengembang di SmartCaneTM telah menemukan solusi untuk mengatasi satu kekurangan ini yaitu dengan memanfaatkan prinsip dari kemampuan kelelawar.


“SmartCane” diciptakan untuk membantu penggunanya mendeteksi hambatan yang berada di ketinggian atas lutut dan menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan. SmartCane ini dapat mendeteksi sesuatu yang menghalangi yang berada pada jarak tiga meter dari posisi pengguna. “SmartCane” meniru kemampuan kelelawar yang menggunakan gelombang suara untuk mendeteksi apa pun yang ada di sekitarnya. Jadi pada prinsipnya, “SmartCane” tersebut mengeluarkan gelombang ultrasonik dan ketika gelombang suara tersebut menyentuh sesuatu, maka akan dipantulkan kembali ke “SmartCane” sehingga “SmartCane” akan bergetar ke arah yang berlawanan dengan arah pantulan. Intensitas dan jenis getaran yang berbeda akan memberikan kemudahan bagi pengguna untuk mengetahui seberapa jauh benda tersebut berada.


Dengan hadirnya alat bantu yang diberi nama “SmartCane” ini semoga bisa memudahkan para penyandang tuna netra dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari.
komentar | | Read More...

Mungkinkah Perjalanan Antar Bintang Kita Lakukan ?

Penulis : Unknown on Sabtu, 05 Juli 2014 | 23.26

Sabtu, 05 Juli 2014

Berbicara mengenai perjalanan antar bintang atau galaksi, sudah pasti kita akan megarah pada sebuah kendaraan yang dapat mencapai kecepatan yang bahakan dapat melebihi kecepatan cahaya. Seperti yang pernah dikatakan seorang ilmuwan terkenal bernana Einstein  bahwa di dunia ini tidak ada yang dapat menandingi kecepatan cahaya. Akan tetapi para saintis sedang mencari cara untuk melakukan perjalanan yang mustahil tersebut.
Pada tahun 2012, NASA mengumumkan bahwa mereka tengah membangun sebuah “warp drive” atau bisa juga disebut dengan “Perangkat Pelengkung Ruang dan Waktu” yang dapat membuat kita melakukan perjalanan dengan kecepatan cahaya. Namun hingga saat ini NASA masih belum bisa membuat pesawat ruang angkasa berkecepatan cahaya tersebut.
Dr. Harold “Sonny” White bekerja sama dengan NASA, melanjutkan pekerjaan di Johnson Space Center (JSC) di mana dia mencoba untuk membuat “warp drive” pertama di dunia. White dan timnya di NASA berharap dapat membuat perjalanan dengan kecepatan cahaya menjadi mungkin dengan menggunakan “Alcubierre drive”.(Alqubierre drive adalah sebuah perangkat yang dibuat berdasarkan prinsip yang dikemukakan oleh  seorang ilmuan bernama “Miguel Alcubierre”).
Jika sebuah pesawat ruang angkasa dibuat dengan desain yang dapat menciptakan sebuah lengkungan gelembung, maka ruang di depan pesawat akan terkompres dan ruang di belakang akan mengembang. Hal inilah yang dimaksudkan Alcubierre dengan menggerakkan ruang-waktu di sekitar pesawat, sehingga pesawat dapat berpindah tanpa bergerak.
Sampai NASA benar-benar mengumungkan sebuah terobosan baru pada penelitian ini, ide untuk melakukan perjalanan antar bintang hanyalah akan menjadi sebuah ide. Kita sebagai masyarakat umum hanya bisa berharap penelitian ini akan menemukan titik terangnya dalam waktu yang tidak terlalu lama. Simpel saja, supaya kita nantinya bisa juga merasakan sensasi perjalanan antar galaksi seperti yang sering kita tonton di setiap film-film masa depan.



komentar | | Read More...
 
Privacy policy | Term of use
Copyright © 2014. Berita Seputar Teknologi dan Sains . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger